Inspirasi tulisan kali ini datang dari pulau kecil nan jauh disana.....
.
Seandainya......
Sebuah kata yang memiliki makna gabungan dari beberapa kata lainnya.
Ada sebuah harapan, mimpi, kekhawatiran, kecemasan, ragu, dan lirih yang terdapat dari kata "Seandainya".
Hal yang lumrah bagi semua manusia untuk berandai-andai.
Selama itu positif dan bisa membawa kita untuk termotivasi agar dapat mewujudkannya, Insya Allah..... tak ada yang tak mungkin ya guys.
.
Lalu setelah berandai-andai????? Apa yang harus kita lakukan?????
Ada 4 hal yang diajarkan Nabi Muhammad SAW kepada kita perihal ini :
1. Berusaha
2. Ikhtiar
3. Berdoa
4. Tawakal
Oiyaaa, 4 hal diatas sudah sesuai dengan urutannya yaaa. Jadi kalau "Seandainya" yang kalian harapkan ingin menjadi "Akhirnya", 4 hal tersebut jangan ada yang dikurangin yaa.
Dan 4 hal tersebut porsinyapun harus sama ya, kalau usahanya sudah dirasa 100%, doa, ikhtiar, dan tawakalnya pun harus bisa diangka yang sama.
Karena kalau enggak nanti malah di cancel sama Allah loh..... hehehehe.....
Okeee, sedikit pemahamannya seperti ini.....
* Langkah awal adalah mengusahakan apa yang kalian andai-andaikan, berusahalah semaksimal yang kalian mampu. Perbanyaklah belajar dan ilmu untuk memiliki cara agar bisa menilai sudah semaksimal apa usaha yang kita lakukan, karena itu adalah tolak ukurnya. Kita bisa belajar pada orang yang berpengalaman, ataupun memanfaatkan apa saja yang sekiranya bisa membantu secara positif. Semisal kalian berandai-andai untuk memiliki Istri yang Sholehah, yaaa kalian harus belajar bagaimana cara untuk menjadi Imam yang baik.
* Langkah kedua adalah Ikhtiar. Apa itu ikhtiar????? Ikhtiar adalah sebuah perjuangan, kerja keras, dan wujud pantang menyerah. Sebaik-baiknya usaha adalah usaha yang sangat bersungguh-sungguh, dan itulah yang disebut perjuangan. Dan pastikan kesungguh-sungguhan usaha kita adalah semata-mata untuk karena Allah dan demi mendapatkan Ridho-Nya. Sesungguhnya Allah SWT sangat ingin melihat kita untuk berjuang karena-Nya.
* Langkah ketiga adalah Berdoa. Kenapa kita harus berdoa, walau kadang tak berdoapun kita masih diberikan kemudahan?????
Pada dasarnya segala sesuatu itu adalah berdasarkan kehendak Allah, dan doa itu bukanlah hanya sebuah wujud dari pengharapan. Melainkan juga sebuah proses pendekatan kita kepada Allah SWT. Kalau ada yang tak berdoa tapi juga masih diberikan kemudahan, percayalah bahwa itu adalah sebuah ujian, adalah sebuah teguran, dan juga peringatan. Dikatakan sebuah ujian karena kemudahan yang datang itu adalah sesuatu yang harus disyukuri. Salah satu cara bersyukur itu adalah dengan bermunajat kepada Allah diiringi dengan puji syukur yang bisa dimuat didalam doa-doa kita. Dan ketika kita diberi nikmat kemudahan, tanpa ada kita berdoa kembali kepada Allah, niscaya akan banyak ujian serta teguran yang akan kita hadapi dikemudian hari.
* Langkah keempat adalah Tawakal. Inilah wujud akhir dari penantian kita, dimana kita menyerahkan segala sesuatunya kepada Allah SWT. Sesungguhnya Allah adalah yang maha mengetahui yang terbaik bagi umatnya. Tawakal adalah sebuah kesabaran dan keikhlasan untuk menanti keputusan Allah atas usaha, ikhtiar, dan doa yang telah kita lakukan.
Bukan pasrah, tapi berserah. Berserah karena Allah-lah yang akan menentukan layak atau tidaknya kita bisa mewujudkan "Seandainya" kita tersebut.
Dan ketahuilah wahai para pembaca setia yang diRahmati Allah, tahapan inilah yang paling sulit.
Kenapa????? Hayyyooooo..... kenapa yookkk????? Tau kahh????? Hehehehehe.....
Yaaappp, karena terlalu banyak orang yang tak bisa bersabar dan belum terlalu mampu meyakini bahwa dengan berTawakal kita akan meraih sesuatu yang kita andai-andaikan tersebut.
Kita lebih mudah untuk menyerah, kita lebih mudah kalah dengan keputus-asaan.
Inilah sesungguhnya penyakit hati yang harus kita buang-buang jauh, Insya Allah semoga kita bisa jadi insan yang lebih baik lagi kedepannya dan menjadi makhluk yang selalu bertawakal atas apa yang sudah dikehendaki Allah SWT. Sekalipun kehendaknya itu nanti teramat perih, percayalah akan ada titik cerah diujung Ketawakalan kita tersebut.
La Tahzan, jangan bersedih. Allah selalu bersama orang-orang yang bersabar.
.
Alhamdulillah..... semoga inspirasi ini bermanfaat.
Bukan ingin menggurui, ataupun mengajarkan, hanya sekedar ingin berbagi pengetahuan.
Kitalah makhluk yang tak luput dari khilaf dan kesalahan.
Semoga Allah mengizinkan "Seandainya" kita semua menjadi kenyataan.
Amin Allahumma Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar