Senin, 12 November 2018

Surga Yang Dirindukan

Assalamualaikum,
Berat banget yak kalau kita lihat dari judulnya.
Yak seberat rindu yang terbesit didalam doalah kira-kira, hehe....
.
.
Di suatu ketika yang tak biasa, ada sebuah kisah yang cukup menarik untuk aku tulis disini.
Tentang Surga....
Apa yang ada dikepala kalian bila mendengar kata Surga???
Akhirat? Kaki Ibu? Mati? atau ada yang lain yang bisa kalian bayangkan tentang kata Surga??
But diluar daripada itu, ada surga dunia yang bisa kita harapkan dari sekarang.
Ia berwujud, ia mampu tersenyum, dan ialah keindahan hidup yang sesungguhnya.
Ia bernama "ISTRI".
Lelaki mana yang tak menginginkan untuk mendapatkan Istri yang sholehah?
Lelaki hina sekalipun pasti menginginkannya.
Tapi apa ada wanita sholehah yang menginginkan lelaki yang hina???
Aku rasa tak ada....
Semua wanita pasti menginginkan Imam yang luar biasa, yang mampu membimbingnya sampai ke Surga.
Yaaa begitulah realitanya.
Tapi hidup adalah sebuah proses, yang baik akan merubah buruk menjadi baik, dan proses yang buruk akan merubah hal baik menjadi buruk.
Hal itu tergantung manusianya, ingin berproses baik atau buruk.....
Seandainya semua manusia terlahir dan mati nanti dalam kondisi yang selalu baik, seandainya Allah tak pernah menciptakan Setan, Iblis, Jin dsb, seandainya hidup adalah sebuah perjalanan lurus tanpa ada kelok rintangan....
Pastilah Allah tidak menciptakan apa itu dosa, Allah tidak menuangkan kata Tobat didalam Firmannya.
Kembali ke awal lagi ya guys, hidup ini adalah sebuah proses yang bukan hanya untuk dijalani. Melainkan juga untuk dinikmati, disyukuri, dan diperjuangkan untuk akhirat yang baik nantinya.
.
.
"Allah adalah yang maha mengetahui segala apapun yang terbaik bagi umatnya, dan Allah akan selalu menunjukkan apapun yang memang harus diperlihatkan kepada umatnya, baik atau buruk hal apapun itu"
Statement diatas adalah sebuah fakta yang harus kita yakini dan itu tak bisa dipungkiri.
Semisal ada hal buruk yang ditampakkan oleh Allah, dan hal tersebut membuat seseorang lainnya menjadi hilang keyakinan pada si pembuat hal buruk tersebut.
Agak prihatin yaa kayaknya.... hehe....
Yaaa setidaknya kita juga harus meyakini sifat pemaaf, pemurah, pembolak-balik hati, dan pengasih dari Allah. bahwasanya Allah akan juga mengampuni, memaafkan dan memberikan hal positif bagi mereka yang mau berniat, berusaha, berdoa, dan Tawakal.
Mungkin Allah hanya ingin manusia untuk lebih bersabar, dan berjuang bersama lebih keras lagi.
Bukankah sesuatu hal yang diniatkan baik Insya Allah akan berbuah baik????
Kertas hitam memang tak bisa berubah menjadi putih, tak bisa berubah.... tapi ia bisa diganti.
Masa lalu yang kelam, hal pahit yang datang, dan luka yang kembali sekalipun Insya Allah dengan izin-Nya bisa melahirkan sesuatu yang indah.
Dan bila Allah sebagai sang pencipta sudi memberikan pengampunan dan kesempatan kedua, lalu kenapa terkadang makhluk-makhluk ciptannya tak mampu memaafkan dan memberikan pengampunan pada sesama makhluk ciptaan Allah????
.
.
Buat pembaca setia yang sedang berbenah untuk merengkuh Surga di dunia, kisah ini bisa kita jadikan pelajaran berharga sekali.
Bila ingin mendapatkan surga yang indah, jadilah makhluk yang indah pula dalam akhlaknya.
Sekalipun kita belum menjadi makhluk yang mulia seutuhnya, teruslah berjuang.
Allah sangat menanti sekali kita bisa ikhlas dalam jalan kebaikan hanya karena-Nya.
Berjuanglah pada apa yang sudah diniatkan dengan baik, agar kelak Surga yang kita rindukan itu bisa dipertegas oleh Allah untuk kita Imamkan sampai akhir hayat.
Wassalamualaikum,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar