Senin, 14 Januari 2019

Bila Tiba

Assalamualaikum.....
Para sahabat, sanak saudara dan para reader.
Ingin berbagi pengalaman sedikit nih.....
Beberapa hari yang lalu, sempat liat-liat postingan di Instagram dan banyak kali ngeliyat postingan yang isinya berupa video, atau tulisan yang menjelaskan tentang Sakaratul Maut.
Dan Masya Allahnya lagi setelah banyak melihat postingan-postingan itu , ada suatu kejadian yang Aku alamin ketika sedang duduk didepan Masjid saat ingin Shalat Ashar.
Sore itu cuaca kota cukup terik, bikin tenggorokan teriak minta tolong untuk segera dibahasi dengan minuman dingin. Dan kebetulan didepan Masjid ada warung penjual minuman. Akhirnya Aku memilih untuk membeli sebotol minuman suplemen makanan yang ada sodanya (YouC 1000).
And apa yang terjadi pada minuman itu????? Minuman itu Aku minum lah, kan haus hehehehe.
Dan sangking hausnya, minuman itu ingin aku minum dalam beberapa tegukkan aja.
Setelah beberapa tegukkan, Aku tersedak dan..... Astaghfirullahaladzim..... :(
Untuk kali pertama ngerasakan sakitnya tersedak minuman suplemen bersoda itu.....
Hmmmm temen-temen tau lagunya Band Ungu nggak yang judulnya "Bila Tiba"?
Yang liriknya begini nih "Saat tiba nafas diujung hela, mata tinggi tak sanggup bicara, mulut terkunci tanpa suara. Bila nafas akhir berhenti sudah, jantung hatipun tak berdaya, hanya menangis tanpa suara".
Aku merasakan hal yang sama persis seperti dilirik itu, bener-bener nggak bisa nafas sama sekali, dengan mulut terbuka, mata yang berairan, begerak pun nggak bisa, dan tanganku hanya bisa megangin dada yang sangat sakit bangeeeeeetttttt pada saat itu, bener-bener nggak bisa nafas sama sekali dalam beberapa menit, dan jantung terasa cepet banget berdetaknya. Seketika pada saat itu, aku terfikirkan untuk mengucapkan 2 kalimat Syahadat didalam hati. Karena bener-bener pada saat itu aku berfikir bahwa mungkin sekarang Aku telah menerima salah satu janji Allah SWT.
Masya Allah..... momen yang nggak bisa kelupa sampai detik ini. Bener-bener nggak bisa nggambarin rasa sakitnya di dada itu gimana guys. Mungkin kalau dirasa-rasain yaaa..... sakitnya itu ngalahin sakitnya ketika Kamu disuruh pergi dari orang yang lagi disayang-sayangnya, lagi diperjuangin-perjuanginnya, dan yang selalu kamu sebut namanya tiap hari dipuluhan doamu dalam sehari. Weeeeddeeewwww.....
Tapi beneran itu sakit banget, nggak dilebih-lebihkan loh guys, padahal itu cuma tersedak minuman bersoda aja ya tapi sampai segitunya sakitnya. Apalagi kalau kita sudah bener-bener berada dalam posisi Sakaratul Maut. Masya Allah..... mungkin untuk melafazkan Syahadat didalam hati aja sudah sangat sulit sekali.
.
Yaaaa semoga kejadian ini semakin membuat kita ingat pada Kematian.
Bahwa kematian itu sama kayak rejeki dan jodoh.
Datangnya bisa kapan aja, dimana aja, pada saat yang tak terduga, dan istimewanya kematian itu adalah ia tak pernah pandang bulu men.....
Tak perduli kita dalam posisi siap atau tidak siap, muda atau tua, sakit atau sehat, dirumah atau dijalan. Kalau sudah waktunya tiba yaa Malaikat Izrail akan melaksanakan tugasnya untuk kita.
Masya Allah.....
Yuk kita sama-sama memperbaiki diri, menyiapkan bekal, dan terus berusaha menjadi hamba Allah yang berTaqwa. Agar kelak saat itu sudah tiba, setidaknya ada hal baik yang kita bawa.
Dan berdoalah agar saat itu tiba, kita dipulangkan dalam keadaan yang Khusnul Khotimah dan tidak maksiat. Karena Adzabnya pasti akan teramat perih pula ketika kita harus pulang dalam keadaan yang maksiat. Dan perbanyaklah berdoa juga agar kita dipermudah ketika menjalani Sakaratul Mautnya.
Aamiin Allahumma Aamiin.....
.
Ada tips nih agar kita bisa memperpanjang usia kita, bisa dengan bersedekah dan bersilaturahmi.
Seperti cerita Nabi Ibrahim As..... Nabi Ibrahim As mempunyai seorang sahabat sekaligus muridnya. Pada suatu hari datanglah sahabat tersebut ke Nabi Ibrahim. Ia menyampaikan pesan bahwa ia akan menikah besok dan mengundang Nabi Ibrahim As untuk hadir dihari bahagianya itu.
Sepulangnya sang sahabat, datanglah Malaikat Izrail kepada Nabi Ibrahim As. Malaikat Izrail bertanya maksud kedatangan sahabat Nabi tersebut, dan Nabi Ibrahim As pun menjelaskan bahwa kedatangannya adalah untuk mengundang dirinya dihari pernikahannya besok.
Lalu Malaikat Izrail mengatakan bahwa Ia telah diperintahkan Allah SWT untuk mencabut nyawa sahabat Nabi Ibrahim As tersebut juga esok hari.
Sontak Nabi Ibrahim As pun kaget dan dilema. Haruskah ia memberitahukan berita itu kepada sahabat yang disayanginya. Agar mungkin sang sahabat bisa mempercepat pernikahannya.
Tapi sang Nabi mengurungkan niatnya karena menurutnya, apa yang sudah menjadi rahasia Allah SWT biarlah tetap menjadi rahasiaNya.
Di keesokkan harinya Nabi Ibrahim hadir di acara pernikahan tersebut, dan masih melihat sahabatnya itu dengan keadaan sehat. Nabi Ibrahimpun cukup kebingungan, padahal seperti yang dikatakan Malaikat Izrail bahwa ia akan mencabut nyawanya tepat dihari pernikahannya tersebut.
Hari-hari berlalu bahkan tahun berganti tahun, dan sahabat masih tetap dalam keadaan sehat.
Nabi Ibrahim As pun bingung dengan apa yang terjadi, sampai ketika Nabi Ibrahim As bertemu kembali dengan Malaikat Izrail dan menanyakan mengenai perintah Allah SWT dulu untuk mencabut nyawa sahabatnya itu.
Malaikat Izrail menceritakan kronologinya, bahwa dimalam sepulang dari mendatangi Nabi Ibrahim As, sahabatnya itu mensedekahkan separuh hartanya. Dan pada malam itu juga Allah SWT memerintahkan kepada Malaikat Izrail untuk mengcancel tugasnya kepada sahabat Nabi Ibrahim As tersebut. Masya Allah..... sungguh Allah SWT adalah maha pengampun, lagi maha memaafkan.
.
Okee guys..... perbanyak sedekah yuk!!!!! Karena memang kan 2,5% harta milik kita adalah hak mereka yang membutuhkan.
Senyum dan mengajak pada kebaikan juga salah satu kebaikan yang tertuang dalam hadits loh.....
So..... jangan berhenti tersenyum, saling mengingatkan pada kebaikan, dan jangan memutus tali silaturahmi kita ya..... Ka a ka i te a ta, KITA.
Hehehehehe..... kali aja dari silaturahmi bisa berlanjut menjadi kebahagiaan berkeluarga bersama yang hakiki. Hmmmmm..... Aamiin Ya Mujib.
.
Tidak bermaksud mengajarkan ya manteman, hanya sekedar mengingatkan, terlebih kepada diri sendiri.
Semoga bisa kita petik bersama hikmahnya.
Mohon maaf bila ada kekurangan dan kekhilafan kata.
Kesempurnaan hanya milik Allah SWT.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar