Minggu, 02 Juni 2019

Diatas Sejadah Cinta

Assalamualaikum para reader yang diRahmati Allah SWT.
Hari ini adalah malam ke 29 Ramadhan 1440H.
Yang merupakan malam ganjil terakhir dipenghujung Ramadhan.
Ingin sedikit berbagi pengalaman diri, semoga bisa bermanfaat dan semoga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.
Bismillahirahmanirahim....
.
Ramadhan tahun ini menjadi Ramadhan terbaik selama aku hidup.
Allah sudah sangat luar biasa baiknya hingga aku bisa kembali bertemu di Ramadhan kali ini.
Setelah Ramadhan-ramadhan sebelumnya hanya terlewati dengan biasa-biasa saja.
Setelah Ramadhan sebelumnya seperti tak memberikan makna apa-apa didalam hidupku.
Sangat tidak meninggalkan sesuatu agar aku bisa menjadi lebih baik.
Astaghfirullahaladzim...
Bukan Ramadhannya yang salah, bukan Allah yang tak menurunkan Rahmatnya untukku.
Melainkan aku yang enggan untuk mengambil kesempatan demi memanfaatkan bulan suci penuh ampunan ini.
Bahkan sebelumnya tanpa pernah menyentuh Al-Quran, tanpa pernah Shalat Tarawih, Shalat yang hanya bisa dihitung jari, bahkan puasa yang tidak pernah sampai akhir.
Astaghfirullahaladzim..... ☹
Padahal.... betapa banyaknya manusia yang telah meninggal yang ingin minta untuk dibangkitkan lagi hanya untuk beribadah, untuk memohon ampun dibulan Ramadhan, untuk berlomba-lomba mengejar malam 1000 bulan.
Dan aku??? Astaghfirullahaladzim.... semoga ampunan Allah tidak tertutup.
.
Tapi Allah terlalu baik.... sangat baik hingga kesempatan untuk bisa memanfaatkan bulan Ramadhan masih diberikan untukku.
Dengan keadaan yang sedikit berbeda....
Seperti yang tertulis diawal, ini menjadi Ramadhan terbaik selama aku hidup.
Allahu Akbar...
Allah telah turunkan Rahmatnya melalui umatnya untukku.
Perlahan membuatku sadar dengan pola kehidupan yang sebenarnya, membuatku sadar atas hal yang seharusnya kulakukan sedari dulu.
Benar yang dikatakan, ujian orang yang ingin berubah itu sangatlah berat. Bahkan lebih berat dari biasanya. Apa yang menjadi titik lemah kita itu pula yang akan diujikan.
Sekian kali gagal didalam prosesnya, selalu saja ada nafsu dunia yang menggerogoti niat itu.
Gagal saat proses merubah diri, meminta kesempatan pada Allah, gagal, meminta lagi, gagal lagi, meminta ampun lagi, dan begitu seterusnya hingga sekian kali.
Hingga disuatu ketika aku menyadari kenapa tidak ada perubahan dalam Iman ini.
Cara yang salah, niat yang mungkin tak sepenuhnya Lillah, dan ikhtiar yang masih terlalu sederhana.
Astaghfirullahaladzim....
.
Wahai saudara-saudaraku sekalian....
Kesempatan untuk bisa bernafas esok hari itu adalah sebuah anugerah.
Karena sejatinya hidup itu adalah perihal hari ini, bukan kemarin atau esok.
Perihal apa yang kita lakukan hari ini.
Bila masih bertemu hari esok, berarti masih ada kesempatan kita untuk memperbaiki diri, hati, dan iman.
Maka mari kita manfaatkan itu....
Kita tidak tau kapan dijemput, kita tidak tau apakah sampai usia kita di Ramadhan selanjutnya.
Ingat, Allah tidak pernah menjanjikan kita untuk tua.
Allah tidak menjanjikan kita untuk hidup lama.
Yang Allah janjikan adalah, barang siapa mendekat padanya maka Allah akan lebih mendekat. Yang Allah janjikan adalah barang siapa yang bersungguh-sungguh memohon ampun padanya, maka Allah akan mengampuninya.
.
Diri ini bukanlah orang yang baik, tak lebih daripada seorang pendosa yang ingin menjadi baik, tak lebih dari seorang pendzolim yang berharap akan tinggal disurga, tak lebih dari seorang ahli dosa yang ingin menjadi Imam beriman bagi keluarga kelak.
Mari kita saling ingatkan kebaikan.... mari kita saling mendoakan kebaikan.
tegurlah bila ada yang salah, khilaf, lalai, dan terlupa diantara kita.
Karena hanya dengan itu kita bisa menunjukkan kualitas cinta kita terhadap sanak saudara dan para sahabat kita.
Tidak hanya baik dalam urusan dunia, melainkan juga baik dalam urusan akhirat.
.
Agak kurang nyambung yaaa dengan judulnya??? Hehehehe....
Yaa nggak juga sih, karena memang bakal sedikit cerita tentang sejadahnya di akhir tulisan. Hehehehe.....
Seperti diawal tulisan, ini adalah Ramadhan terbaik yang pernah dijalani.
Tak ada yang terlewat di hari-hari Ramadhan tahun ini tanpa sebuah sejadah biru yang diterbangkan jauh dari tanah seberang.
Setia menemani, mendengar setiap bisikan doa dikala sujud, dan banyak menyaksikan sesuatu turun dari kelopak mata
Masya Allah.... indah pula rasanya bisa menjadi teman hari-hari dan memotivasi untuk semakin dekat dengan Allah.
Bukan karena seseorangnya, tapi karena ketulusan, karena harapnya yang luar biasa.
"Semoga makin rajin ibadahnya". Begitulah yang pernah terucap....
Allahu Akbar, entah apa jalan Allah perlahan kembalikan semua lagi setelah beberapa saat pernah teralihkan pada cerita baru yang mungkin hanyalah sebuah ujian iman.
Atau memang karena rintihan dan harap itu terkadang masih terasa dihati kala sujud. Entahlah....
Wallahualam Bishawab...
Hanya berharap kisah dan prosesnya akan seperti kisah Nabi Yusuf dan Zulaikha.
Dengan siapapun itu, untuk aku disini atau hanya untuk yang disana.
.
Terimakasih buat para saudara sekalian.
Tidak bermaksud menggurui dan merasa lebih dari semuanya.
Hanya ingin saling mengingatkan terlebih kepada diri sendiri.
Semoga usaha kita untuk menjadi insan yang taqwa akan dipermudah dan diridhoi oleh Allah Azza Wa Jalla.
Wassalamualaikum....

1 komentar:

  1. Admin numpang promo ya.. :)
    cuma di sini tempat judi online yang aman dan terpecaya di indonesia
    banyak kejutan menanti para temen sekalian
    cuma di sini agent judi online dengan proses cepat kurang dari 2 menit :)
    ayo segera bergabung di fansbetting atau add WA :+855963156245^_^
    F4ns Bett1ng agen judi online aman dan terpercaya
    Jangan ragu, menang berapa pun pasti kami proseskan..
    F4ns Bett1ng

    "JUDI ONLINE|TOGEL ONLINE|TEMBAK IKAN|CASINO|JUDI BOLA|SEMUA LENGKAP HANYA DI : WWw.F4ns Bett1ng.COM

    DAFTAR DAN BERMAIN BERSAMA 1 ID BISA MAIN SEMUA GAMES YUKK>> di add WA : +855963156245^_^

    BalasHapus