Assalamualaikum buat seluruh reader yang masih jomblo ataupun sudah bekeluarga.
Para Ikhwan dan Akhwat, muslimin dan muslimah, serta seluruh insan yang diRahmati Allah SWT.
Shalawat serta salam kita haturkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW.
Semoga kita semua selalu dilimpahkan karunia dan RahmatNya.
Bismillah, kali ini kita akan mencoba mendalami tindakan-tindakan kurang tepat yang sering kita lakukan didalam hidup.
Yaa nggak banyak-banyak amat sih yang dibahas, karena yang terpahamkan hanya sedikit jadi yang terbahaspun juga belum bisa banyak..... hehehee.....
Okey kita mulai,
.
Kalau rindu sama seseorang, temen-temen ngapain?
Kalau melakukan sebuah kesalahan sama seseorang, minta maaf nggak?
Kalau pas hujan, apa yang diingat?
Kalau mendapatkan cobaan, apa yang dilakuin?
Sosial medianya dipakai buat apa aja?
Kalau punya rejeki lebih, dibuat apa?
Kalau disakitin, apa yang dilakuin?
Kalau diputus silaturahmi, apa yang diperbuat?
Yuk kita bahas pelan-pelan.....
.
Rindu? Udah mahramnya belum? Wkwkwkwk
Yaa kalau udah sih gampang aja, tinggal bilang aja kalau kangen. Pahala malahan.
Lah kalau belum???
Naah disini kita terkadang salah dalam bertindak, ketika kangen kita sibuk menunjukkan kangennya kita. Dengan mengucapkan secara langsung, dengan kode-kode di sosmed, ataupun nitip salam kangen ke orang yang dekat dengan doi gitu.
Dan perlu kita sadari, ternyata itu kurang baik.
Karena yaa belum mahramnya.
Lalu harus apa???? DOA.
Itu adalah cara terbaik atas kangen yang kita rasakan. Kudu yakin sama Allah..... doanya ya banyak.
Doa aja semoga lekas disatukan (menikah) dengan cara yang Allah Ridhai. Agar nggak khawatir lagi kalau mau ngomong kangen hehehe.
Terus minta tolong aja ke Allah buat sampaikan salam kangennya kita. Bukankah Allah adalah sebaik-baiknya penolong?
Pasti sampai kok, selama kita tulus dan yakin ke Allah.
Kan keren gitu kalau yang nyampaikan kangennya langsung dari Allah, dengan mimpi, dengan terlintas sebuah ingatan, dengan apa aja Allah pasti bisa kok.
Soo.... kangen itu boleh, asal kita bisa menindaklanjuti kangen itu dengan hal yang positif. Harus yakin yaa gaess, Bismillah....
.
Kalau misalnya temen-temen ngelakuin kesalahan, melakukan kekeliruan dalam berfikir atau bertindak, atau yang paling parahnya adalah nyakitin seseorang atau mendzolimi. Kita WAJIB minta maaf.
Nah tapi kadang minta maafnya kita kurang lengkap nih.... kita cuma minta maaf sama orang tersebut saja. Alangkah lebih baik kalau kita juga minta maaf pada orang-orang dekat disekitarnya. Karena bisa saja kita juga meninggalkam luka ke orang-orang terdekatnya. Kita nyakitin seseorang, dan temen-temennya yang sayang sama dia juga merasa tersakiti. Dan akhirnya nggak ikhlas pada apa yang kita perbuat. Kan jadi panjang urusannya, malah bisa menghambat kita dalam proses selanjutnya.
Dan setelah ke orang-orang terdekatnya, yang paling utama lagi adalah minta maaf pula pada Allah SWT.
Kenapa????? Karena Allah juga sayang dan dekat dengan siapa saja yang kita sakiti tersebut. Allah juga nggak mau kali kalau liat umat-umatnya disakitin orang.
Dan permintaan maaf kita, permohonan ampun kita, istighfar kita, juga harus berdasarkan hati yang tulus. Berniat untuk bertaubat nasuha, dan berniat untuk memperbaiki diri menjadi lebih berakhlak lagi.
Kita minta maaf sama orang, belum tentu dimaafin loh. Dan belum tentu luka itu akan sembuh dengan sempurna.
Tapi kalau ke Allah???? Udah pasti dimaafin (selama kita tulus dan bertaubat). Dan Allah itu adalah maha pengampun, pemaaf, pengasih, penyayang.
Sooo, kalau udah ngelakuin kesalahan jangan sampai kita lupa minta maaf ke Allah juga yaa atas segala kekhilafan yang udah dilakuin.
.
Hujan....
Hmmm sebenarnya sih nggak mau ditulis sekarang, karena emang udah diniatin buat nulis postingan yang khusus membahas tentang hujan.
Tapi nggak papa deh, kita bahas sedikit dan poinnya saja.... hehehe
Kalau hujan ngapain? Berteduh? Yaaa iyaa laah wkwkwkwk.... (salah ya pertanyaannya 😁)
Maksudnya kalau hujan selain berteduh, selain mandi ujan, selain mutar-mutar dibawah pohon lari-lari kaya film India, selain melihat hujan yang terus menetes dengan sangat fokus, selain ngingat mantan saat hujan uuupppsssss 🤭, apa yang biasa temen-temen lakuin?
Yaaa, pengen ngingatin aja sih kalau hujan itu adalah berkah, jadi jangan sampai lisan kita mengumpat kalau sedang turun hujan.
Kan sering tuh kita ngedumel kalau pas ujan, "Duuhhh hujan lagi, gimana mau kerja...."
"Duuhhh kok hujan sih, jemuranku belum kering"
Nah yang begini terkadang nggak kita sadarin, akhirnya malah menjadikan hujan sebagai suatu masalah.
Alangkah baiknya bila kita berdoa agar sekiranya hujan yang turun itu membawa manfaat yang baik.
Apalagi hujan adalah salah satu waktu mustajab untuk berdoa.
Kan kalau hujannya lama, kita jadi bisa banyak berdoa tuh. Dan jangan lupa doakan yang lain pula. Doakan sanak saudara serta para kerabat-kerabat disekitar kita 😊.
.
Bicara masalah ujian dan cobaan.
Subhanallah, disini kita juga banyak terkecoh pada apa yang harusnya kita lakukan.
Kita bersedih, menjadi lemah, dan tak sering kita berputus asa, lalu menjadikan kita jauh dari Allah. Astaghfirullahaladzim.....
Sejatinya ujian diberikan sebagai wujud Allah sayang pada kita. Ujian itu adalah momen dimana dosa-dosa kita akan digugurkan oleh Allah Azza Wa Jalla. Bukankah itu suatu keuntungan buat kita? Tapi yaa dengan syarat ujian itu harus kita terima dengan ikhlas.
Bersyukur, dan istighfar memohon ampun.
Karena ujian itu datang sebagai pengingat kita agar kita kembali merapat pada Allah, mungkin karena kita yang terlalu duniawi sehingga lupa untuk bersyukur.
Dan bila kita bersyukur, secara otomatis ujian itu akan menguatkan kita bukan melemahkan.
Insya Allah.....
.
Hampir seluruh orang punya sosial media, dari yang muda sampai yang tua.
Tapi apakah semua menggunakan sosial media dengan baik dan bijak?
Yaaa ini sih sebenarnya adalah hak masing-masing yang punya sosmed.
Cuma pengen ngasih saran sedikit aja sih.... hehehee....
Hati-hatilah dalam berkomentar, karena kan sekarang sudah ada tuh undang-undang tentang persosmedan.
Belum lagi kalau yang kita posting adalah aib-aib sendiri ataupun orang lain.
Ntar kalau kita udah abis kontrak didunia, siapa dong yang ngehapusin???? Kan bakal bisa jadi dosa jariyah tuh. Belum lagi para kaum hawa.... banyak-banyak minta maaf nih sebelumnya buat para Akhwat yang mungkin masih mengumbar auratnya, masih membanggakan lekuk tubuhnya, atau mengumbar kemesraan pada yang belum Mahramnya. Jangan sampai dari sosial media aja kita bisa memupuk dosa-dosa yang pastinya ngerugiin kita banget.
Nggak ada salahnya sama sekali kok kalau caption-caption yang kita tulis dikait-kaitkan dengan ilmu yang bermanfaat, dengan ajaran agama, tentang motivasi dalam hidup.
Nggak usah hiraukan orang-orang yang mungkin bakal bilang sok bijak, sok pintar, sok agamais, munafik, dll.
Selama yang kita sebarkan atau kita tuliskan adalah hal baik, halal aja kok malah bisa jadi amal jariyah Insya Allah.
Satu hal yang perlu kita tanamkan, bahwa menebarkan kebaikan itu sangat mulia sekali dihadapan Allah SWT.
Dan kita nggak perlu nunggu baik untuk menebarkan kebaikan. Jadikan tulisan/caption kebaikan tersebut sebagai pelajaran untuk orang lain dan juga diri sendiri.
.
Rejeki....
Rejeki itu nggak melulu tentang uang loh guys.
Ilmu, kesempatan, pengalaman, itu juga rejeki loh.
Dan rejeki yang kita dapatkan itu akan lebih berkah bermakna bila juga kita bagikan ke orang-orang sekitar.
Rejeki uang bisa kita sisihkan untuk membantu sesama atau sedekah.
Rejeki ilmu bisa kita ajarkan pula ke sanak saudara yang lain.
Rejeki pengalaman bisa kita ceritakan ke sekitar, biar bisa dijadikan motivas serta pelajaran.
Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, barang siapa memudahkan urusan saudaranya maka Allah akan memudahkan urusannya.
So jangan pernah ragu untuk berbagi yaa.
Apalagi masalah rejeki harta, semakin banyak yang kita bagikan atau sedekahkan itu akan membuka pintu rejeki yang lain.
Masya Allah, sungguh Allah itu maha pemurah.
.
Pernah disakitin? Atau terlalu sering yaa? Hehehhee....
Nggak papa guys, itu adalah Rahmat Allah.
Itu adalah momen dimana dosa-dosa kita akan digugurkan oleh Allah SWT.
Sama halnya dengan penyakit, atau kedzoliman yang kita rasakan, itu juga akan menggugurkan dosa kita selama kita ikhlas menerimanya.
Kalau kita di sakiti seseorang, akan sangat baik bila kita juga membalasnya.
Membalas dengan doa. Doa yang baik.
Doakan saja semoga dia lekas sadar, insyaf, taubat, dan tidak akan melakukan itu lagi.
Selebihnya, maafkanlah dia dengan seikhlasnya hati.
Tidak sulit kok memaafkan itu, yang membuat sulit adalah hati kita yang tidak kuat menahan bisikan Setan yang terus saja berupaya agar kita merubah rasa sakit itu menjadi dendam atau penyakit hati.
Naudzubillahimindzalik....
Alangkah indahnya bila kita bisa saling memaafkan, pasti akan terjalin silaturahmi yang baik pula, dan pastinya membuat hati lebih tenang.
.
Kalau diputus silaturahmi, waahhh agak sedih sih yaa.
Karena kan secara agama nggak baik tuh. Biasanya sih terjadi pada pasangan gitu. Pasangan yang udah terpisah.
Wkwkwkwkwk
But, yaa mau gimana lagi. Yang penting tetap tidak memupuk rasa benci atau sakit hati bagi kalian yang diputus silaturahminya. Di blok di IG, WA, dan nomor telpon tuh biasanya ya? Hehehehe.... agak paham yaa kalau nulis yang ginian 🤭.
Doakan aja yang terbaik buat doi men, apapun itu kan pilihannya dia sendiri. Yang penting tidak membalas dengan ngeblok juga, yaa judulnya main blok-blokan tuh hahahaa.
Apapun itu kalau bisa ya jangan membalas apa yang orang perlakukan kita. Sekalipun kita yg benar atau salah, sekalipun kita yang tersakiti atau bukan. Di doakan aja semoga silaturahmi tetap bisa kembali terjalin suatu saat nanti. Dan tetap harus ada ikhtiarnya. Ikhtiarnya bisa macam-macam, kirimin kado pas hari pernikahannya misalnya. Meskipun nyesek tapi ya anggap aja sebagai wujud ikhtiar kita yang ingin menjalin silaturahmi. Kalau memang sanggup datang di hari pernikahan doi malah lebih keren tuh 😁.
.
Yaaaa demikianlah sedikit uraian diatas, semoga bisa bermanfaat.
Tidak bermaksud mengajarkan atau merasa lebih baik.
Kita semua adalah pendosa hebat, yang tak luput dari khilaf dan dosa.
Hanya ingin berbagi pendapat, semoga bisa menjadika kita semua sebagai insan yang lebih baik lagi.
Aamiin ya Allah....
Keep the faith buat temen-temen yang sedang dilanda ujian. Bismillah dan yakinlah pada Allah SWT.
Dan La Tahzan, Innallaha ma'ana 😊
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh...
Tidak merasa lebih baik atau benar, dan bukan mengajarkan. Tak lebih dari mengingatkan pada diri sendiri dan sekitar. Berbagi pelajaran kecil, motivasi, dan cerita yang terinspirasi dari pengalaman, kegiatan, peristiwa, ataupun kejadian-kejadian yang dialami oleh orang-orang disekitar. Bismillah, semoga bermanfaat.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar