Assalamualaikum, selamat pagi.....
Sebenarnya sih pas nulis ini lagi sore hari, pas lagi nunggu senja datang hehehehe.
Soalnya rasanya sudah cukup lama aja nggak ngeliat tulisan itu hadir makanya nulisnya selamat pagi aja wkwkwkwk.....
Padahal kalau mau dapat ucapan selamat pagi kan gampang yah, tinggal datang ke Indom**t aja. "Selamat Pagi Kaka, selamat berbelanja di Indom**t" hehehee.....
.
Rasa-rasanya juga hampir tiap hari sekarang bisa ngepost di blog euy, yaaa mudahan pada nggak bosan yaa hehehe.....
Memang sih sekarang selalu memanfaatkan waktu luang untuk membaca, menghafal, dan bercerita. Ceritanya yaa lewat blog aja sih, daripada numpuk dikepala yakan mending dituangin sekalian dah.
Dan Alhamdulillahnya dari kegiatan-kegiatan yang dijalanin sekarang selalu aja menghadirkan pengalaman serta ide buat dijadiin tulisan. Kayak hari ini tadi.....
Oiyaaa, sebelumnya minta maaf lagi nih.
Nggak ada maksud menggurui apalagi Riya.
Naudzubillahimindzalik.....
Hanya ingin cerita, tentang luar biasanya Allah SWT.
Semoga bisa menginspirasi reader sekalian.
.
Allah itu keren banget ya, beliau selalu mempermudah segala urusan kita.
Kadang nggak kita minta aja Allah kasih loh.
Dan hari ini, untuk yang kesekian kalinya Allah nunjukkin kuasanya. Masya Allah banget guys.....
Dari beberapa hari kemaren, berniat nyari info tentang Masjid yang akan mengadakan kajian.
Keliling-keliling Shalat di Masjid mana-mana nggak nemuin info itu ataupun melihat info dipapan pengumuman tentang kajian untuk hari-hari kedepan.
Tapi hari ini tadi, ba'da Shalat Dzuhur disalah satu Masjid akhirnya bisa menemukan info itu.
Diumumkan akan ada kajian tetap ba'da Shalat Subuh, dan akan dimulai hari Sabtu ini nanti.
Tadinya nggak ada niatan untuk Shalat di Masjid tersebut, tapi Allah SWT mensettingkan untuk peristiwa hari ini.
Beliau atur sebuah janji buat aku dan salah satu klien sekolahan untuk meeting disalah satu cafe yang berdekatan dengan Masjid tersebut. Dan janjiannya adalah Ba'da Shalat Dzuhur. Karena nggak mau terlambat akhirnya Aku memilih untuk menunggu didekat-dekat situ. Dan tau ada Masjid didekat situ, akhirnya Dzuhurnya disitu deh.
.
Terus dimana letak kekuasaan Allah pada momen ini?????
Allahlah yang mengatur hati sang klien untuk menentukan tempat kami bertemu.
Coba kalau Allah nggak settingkan hati klien itu untuk meetingnya nggak di cafe yang dekat Masjid tersebut, mungkin sampai sekarang Aku masih belum tau dimana ada kajian yang akan berlangsung.
Sesederhana itu, tapi maknanya itu yang luar biasa banget.
Sebenarnya banyak banget yang Allah tunjukkin ke kita tanpa kita sadarin. Dan parahnya lagi kita nggak mensyukuri nikmat itu Astaghfirullahaladzim.
Contohnya nih dalam kehidupan anak muda zaman now, kita berdoa nih agar kita bisa hidup bahagia sama pasangan kita. Ehhh pasangan kalian maksudnya (kalau Aku sih standby mode on aja untuk bisa jadi pasangan wkwkwk, bantu Aamiinkan yee).
Terus ketika kalian berdoa Allah malah memisahkan kalian. Naah loh..... malah dibikin sedih jadinya.
Eiitssss tunggu dulu, maksud Allah pasti baik.
Mungkin aja ketika kalian dilanjurkan bersama terus malah bisa bikin kalian sakit hati.
Kan kita nggak tau.
Justru dengan terpisah malah membuat hati kita akan lebih tenang nantinya, lalu Allah kirimkan penggantinya yang akan membuat kalian bahagia.
Rahasia Allah banget tuh, keren ye.....
.
Hidup adalah proses, Allah akan berikan yang terbaik menurut Beliau, bukan menurut kita. Karena yang tau kan Allah.....
Ketika dipisahkan bukan berarti satu pihak tidak baik, atau pihak yang satunya tak baik.
Ya mungkin caranya yang tak baik, atau tujuannya yang tidak ditujukan ke Allah sehingga menjadi kurang Lillah gitu men.
Kan seperti yang diingatkan oleh Ustadz Hanan Attaki kalau segala sesuatunya memang harus melibatkan Allah SWT.
Terus kalau semisal setelah perpisahan, satu pihak masih mengharapkan kembali dipersatukan, apa itu boleh?
Boleh banget sih kalau menurut Aku.
Karena yaa itu tadi, kita harus memperbaiki apa yang menjadi kekurangan terlebih dahulu.
Kalau niatnya kurang Lillah, ya harus diperjuangkan agar niatnya itu bisa bener-bener karena Allah Ta'ala.
Kalau caranya salah ya harus diperbaiki caranya.
Perbaiki diri sendiri, perbaiki hubungan sama Allah, nah nanti tinggal doa-doa terus aja.
Minta hubungannya dibaikin sama Allah.
Dan dipertemukan kembali ketika semua sudah menjadi lebih mantap. Kalau niatnya baik Insya Allah dimudahkan.
Naahhh itu salah satu contoh aja ya, kalau contoh yang lain banyak banget lah.
Intinya perpisahan itu adalah sebuah nikmat.
Dimana kita bisa menikmati kesendirian yang mungkin akan membawa kita lebih dekat ke sang pencipta.
Ngedosa lagi taubat lagi ngedosa lagi taubat lagi, gitu aja terus sampai bener-bener bisa menjadi jauh lebih berkurang ngedosanya.
Kan kalau mau nggak berbuat dosa sama sekali kan rasanya nggak mungkin tuh, yaaa seminimalisir banget lah ngedosanya gitu.....
Dan proses orang yang ingin berubah itu memang berat dan godaannya pasti juga lebih berat.
Keep faith buat semua yang sedang berproses kejalan Allah SWT.
Semoga kita semua mampu Istiqomah dan terus mampu menebarkan kebaikan.
Aamiin ya Mujib.....
Tidak bermaksud mengajarkan, hanya sekedar mengingatkan, terlebih kepada diri sendiri.
Semoga bisa kita petik bersama hikmahnya
Mohon maaf bila ada kekurangan dan kekhilafan kata.
Kesempurnaan hanya milik Allah SWT.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh....
Tidak merasa lebih baik atau benar, dan bukan mengajarkan. Tak lebih dari mengingatkan pada diri sendiri dan sekitar. Berbagi pelajaran kecil, motivasi, dan cerita yang terinspirasi dari pengalaman, kegiatan, peristiwa, ataupun kejadian-kejadian yang dialami oleh orang-orang disekitar. Bismillah, semoga bermanfaat.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar