Kamis, 10 Januari 2019

Setitik Cahaya

Assalamualaikum.....
Pernah merasa sedih yang mendalam nggak?
Pernah merasa sepi diantara keramaian?
Pernah merasa gundah tak karuan?
Gelisah, dilema, dan ragu dalam satu balutan.....
Nah,ini ada sedikit bahasan sebagai penyempurna motivasi buat sanak saudara sekalian.....
.
Pada hakekatnya manusia adalah makhluk sosial, yang berarti manusia tak akan bisa hidup sendirian.
Butuh teman, butuh saudara, butuh pasangan, dan yang utama adalah butuh Allah SWT.
Kunci utama ada di keyakinan.
Seberapa yakin kita bahwa dibalik itu semua akan ada cahaya terang.
Tak perlulah banyak cahaya itu, cukup ada saja kita sudah pasti bisa melanjutkan perjalanan hidup dengan hati yang kembali tenang.
Hanya saja terkadang manusia tidak menyadari akan hal itu.
Kita lebih terbiasa dengan kepasrahan tanpa ada keyakinan yang kuat.
Kenapa hal itu bisa terjadi? Kenapa hati lebih mudah khawatir daripada yakin?
Jawabannya sederhana, karena keyakinan kita pada kekuasaan sang pencipta yang kurang besar.
Bisikan-bisikan eksternal, bahkan dari dalam batin sendiri itu bisa membuat kita ragu atau khawatir.
Padahal seharusnya itu yang membuat kita termotivasi.
Lumayan rumit dan ribet sih, hanya saja bila kita mampu menalaah lebih dalam, Insya Allah kita bisa menemukan metode penyelesaian masalah tersebut.
Dan pada kesempatan kali ini, kita coba sedikit sharing tentang cara membentuk hati yang yakin agar senantiasa kita bisa terhindar dari keputusasaan.
.
1. Libatkan Sang Pencipta Diatas Semua Hal Yang Kita Lakukan
Sederhana pula kawan, kita cukup berdoa saja disetiap hal yang akan kita kerjakan ataupun ketika sedang mendapati sebuah perselisihan. Dengan kata lain kita sudah melibatkan Allah SWT didalam kegiatan kita. Mau makan berdoa, mau minum berdoa, mau boboan berdoa, mau ngelamar berdoa, Uppsss..... kalau urusan ini harus lebih dari sekedar berdoa ya guys hehehehe.....
Mintalah kepada Allah SWT agar dipermudah segala sesuatunya. Percaya deh, Allah nggak pernah ingkar selama kita yakin dan bertaqwa kepadanya.

2. Yakin Mampu & Percaya Diri
Ini adalah salah satu faktor kenapa orang lebih mudah berputus asa. Tidak yakin dan tidak percaya diri. Padahal secara logika aja nih yaa..... "Allah nggak akan menguji umatnya diluar batas kemampuan umatnya". Berarti kan Allah aja yakin kalau kita mampu, lalu kenapa kita tidak percaya pada diri sendiri?????
Keyakinan itu mendasar dari dalam hati yang terdalam, sugestinya hati itu juga bisa berasal dari otak. Kita coba saja untuk terus berkata dalam hati "Aku mampu Aku bisa, Aku mampu Aku bisa..... Bismillah", cobain aja begitu terus tiap hari. Sambil dibawa Dzikir, Istighfar, dan Shalawat kepada Nabi, Insya Allah kita bisa jadi orang yang percaya diri deh.
And Just to you know, dulu Saya pribadi juga adalah salah satu orang yang sangat kurang percaya diri. Tapi seiring berjalannya waktu, dan dengan sugesti dari dalam diri sendiri yaa akhirnya bisa mulai yakin atas suatu hal, apapun itu.
Bahkan nih yaaa, pernah disuruh pergi sampai 3x aja masih tetap ingin berjuang. Hehehhee, itu bukan karena keras kepala loh yaa..... tapi karena yakin. Dan disertai dengan segala perjuangan pastinya, terutama untuk bisa menjadi makhluk yang lebih baik lagi. Duhhh, malah jadi curhat wkwkwkwk

3. Belajar Dari Kesalahan
Kok bisa dengan belajar dari kesalahan itu  bisa membuat hati menjadi tenang.
Lohh iyaa loh, yok kita main secara logika dulu deh.....
Kesalahan itu adalah sesuatu yang kita lakukan baik secara sengaja atau tidak sengaja yang nantinya akan berakibat pada diri sendiri atau orang lain.
Pada umumnya, kita hanya menyadari atas kesalahan yang kita lakukan. Tapi tak banyak yang mengevaluasinya, mempelajari secara detail letak kesalahan dan berusaha untuk tidak melakukannya kembali. Nah, dengan tidak mengevaluasi itu tadi..... bisa berakibat hati yang menjadi tak tenang. Karena kita masih meninggalkan jejak atas kesalahan yang kita lakukan. Belum lagi kalau kesalahan kita meninggalkan noda hitam bagi orang lain. Dan orang lain itu menaruh dendam, menaruh benci, atau menyimpan amarah atas apa yang pernah kita lakukan. Nah..... hal itu kan juga bisa mengakibatkan hati kita tidak tenang.
Yuk kita sama-sama belajar untuk menjadikan setiap permasalahan sebagai pelajaran berharga.
Belajar ikhlas atas apa yang sudah menimpa kita, belajar merendahkan hati untuk meminta maaf atas kesalahan yang pernah kita lakukan. Agar diperjalanan selanjutnya kita nggak masuk di jurang yang sama. Jurang yaaaa, kalau parit kan kecil tuh..... pasti bisa bangun sendiri. Kalau jurang kan dalam tuh, jadi mesti harus hati-hati biar nggak masuk ke jurang lagi hehehe.....

Yaak mungkin sebenarnya masih banyak lagi cara ampuh untuk memiliki hati yang tenang, hanya saja yang pernah terlewati dan didapat yaa 3 diatas. Semoga bisa membantu menjadikan kita sebagai insan yang kuat dan taat. Tidak bermaksud menggurui, hanya sekedar berbagi.....
Inget yaaa, jangan khawatir..... dibalik gelapnya masalah pasti ada cahaya yang terang

Wassalamualaikum,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar