Jumat, 11 Januari 2019

JONOK

Assalamualaikum guys......
Bismillahirrahmanirrahim.....
Rindu..... mengapa rindu hatikuu.... tiada tertaaahhaann..... syalalalalalala.....
Wkwkwkwkwk, itu lagu zaman purbakala guys. Cuma yang sudah berumur aja yang kenal sama lagu itu yakan 👴.
Okeeyyy kita mulai, oiyyaaa lupa bilang. "JONOK" itu bahasa Kutai yang artinya Rindu.
Sebenarnya sih sudah dari beberapa hari yang lalu pengen nulis, hanya saja memang baru bisa tertulis disini dan kebetulan lagi ngerasain banget banget banget seperti yang jadi judul postingannya ini hehehehe.....
Kalau dulu pernah sih nulis tentang Rindu, tapi lebih ke macam-macam dan jenis-jenis rindu.
Nah kali ini pengen lebih menjelaskan tentang kenikmatan merindu. Sik a sikkkk..... tetew 💃
.
Ada yang bilang rindu itu indah
Ada yang bilang rindu itu asik
Ada yang bilang rindu itu perih
Ada yang bilang rindu itu sakit
Ada yang bilang rindu itu gelisah
Kalau Aku yang bilang, rindu itu ya kamu..... iyaaa kamuuu.....
Oke oke oke lanjut, no curhat tipis-tipis dulu.
.
Sejatinya rasa rindu itu adalah sebagaimana kita menyikapinya aja.
Kalau yang benar, ya rindu itu indah. Memang sih juga menghadirkan perih, sakit, dan gelisah juga tapi Insya Allah lebih banyak indahnya kalau yang kita rindukan itu adalah hal yang kita cintai.
Misal nih, kan ada tuh yaa judul lagu "Rindu Muhammad". Yang mana yang dimaksud adalah rindu kepada Nabi Muhammad. Kaya gimana ceritanya coba bisa merindukan seseorang yang belum pernah dijumpai????? Yaaa semua itu bisa terjadi kalau kita cinta dengan Nabi Muhammad.
All Everything..... ajarannya, ceritanya, perjuangannya, perjalanannya, Sunnah dan Haditsnya, semuanya deh.....
Begitu juga dengan rindu kepada seseorang atau sesuatu. Semakin lama tak bertemu, semakin lama tak melihat, semakin lama tak berkomunikasi, semakin lama tak mendengar suaranya, justru akan membuat semuanya semakin terasa nikmat. Karena dasarnya adalah cinta itu tadi. Apalagi kalau sudah tulisannya "Ana Uhibbuka Fillah", hmmmm rasa menggetar kaki ini huhuhuhu.....
Nah kalau nggak punya dasar cinta yang kuat, yaa kalau udah lost kontak aja pasti bakal lupa dengan mudahnnya. Bakal cepat menghilang berlalu begitu saja bak debu yang tertiup badai Hurricane.
So..... kalian pilih yang mana? Coba tuntaskan rindunya aja, atau dibiarkan aja rindunya biar makin numpuk kayak gunung? Biar kalau meletus semua orang bisa merasakan serpihan rindunya kita, haasseeeekkkkkk..... tapi yaa kalau sama-sama rindu sih bakal lebih nikmat lagi. Lah kalau rindunya bertepuk sebelah tangan????? Duhhh..... ngenes brader, turut prihatin aja dah. Tapi kembali ke dasar awal tadi kok, kalau udah cinta Insya Allah tetap akan indah.
.
Dan pengen reminder aja nih, tetap nikmati indahnya merindu itu dengan segala hal yang positif.
Apalagi kalau yang dirindukan adalah seseorang yang belum menjadi kehalalanya.
Yaa dibawa Dzikir, Doa, Istighfar. Minta aja ke Allah Azza Wa Jalla supaya rindunya dibantu dikontrolkan. Agar tak menjadi syahwat yang berujung pada kemaksiatan.
Minta aja sama Allah SWT supaya rindunya tersampaikan dengan baik melalui doa. Yaaa..... mudahan Allah meng-Ijabah segala doa-doanya. And yang pasti, doakan yang baik-baik aja yaa, semoga dilindungi, dirahmati, diberkahi, dan kelak rindu itu akan tuntas takkala sepasang yang belum halal tadi akan bertemu dipelaminan bukan untuk sebagai tamu, melainkan sebagai sepasang kekasih halal yang sama-sama berkomitmen untuk menyempurnakan separuh Agamanya berdua demi perjuangan menuju Jannahnya Allah SWT.
Aamiin Ya Allah Ya Mujib.....
.
Yuk nikmatin aja rindunya..... urusan rindu itu akan berakhir seperti apa yaa itu hak Allah mau bakal jadi gimana.
Keep faith aja, and must be strong yaa all.....

Wassalamualaikum,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar