Assalamualaikum para reader yang diRahmati Allah SWT....
Ada sedikit cerita untuk kita ilhami maknanya, semoga membuat kita semakin dekat dengan Allah, dan semoga menjadi bermanfaat untuk kita semua.
Tentang harapan, tentang sebuah pengharapan....
.
Harapan itu makan pagi.
Ehhh, salah salah salah itu sarapan hehehehe 😅
Harapan itu adalah sebuah keinginan.
Keinginan yang kita miliki.
Pada siapa harapan itu bergantung?
Untuk siapa harapan itu ditujukan?
Kenapa kita mesti berharap?
Nah.... pertanyaan pertanyaan ini yang akan sedikit kita bahas.
Bismillah....
.
Kadang kita tak menyadari, pada kuasa sang Illahi. Bahwasanya segala kehidupan ini, segala yang ada di kehidupan ini sudah diatur dan direncanakan oleh Allah SWT.
Pertemuan, perpisahan, kematian, rejeki, jodoh, cobaan, bahkan daun yang jatuh saja Allah pun telah mengatur sedemikian rupa.
Masya Allah....
Hal tersebut saja kadang masih membuat kita tidak yakin dengan Allah, Astaghfirullahaladzim.
Ketika kita mengaku bahwa kita muslim, disitu pulalah pengakuan kita akan keberadaan Allah.
Allah yang maha perkasa, Allah yang bijaksana, Allah yang maha mengetahui.
Dan satu-satunya tempat dimana segala harapan itu bisa digantungkan hanyalah kepada Allah SWT.
Karena Allah lah yang maha bijaksana, Allah yang paling tau dari semua yang kita perlukan. Allah lah yang maha pengasih lagi maha penyayang.
Oleh karenanya banyak yang mengatakan untuk tidak berharap pada manusia, itu benar sekali adanya.
Karena manusia hanyalah tempat salah, khilaf, dan dosa. Yang sangat mungkin sekali untuk menghancurkan harapan itu sendiri.
Dan sejatinya, hanyalah Allah satu-satunya tempat yang harus kita tuju untuk segala pengharapan kita. Karena hanya Allah yang maha mengabulkan.
Manusia tidak selalu bisa mengabulkan semua pengharapan kita, tapi Allah bisa.
Manusia tidak selalu bisa memberikan apa yang kita butuhkan, tapi Allah bisa.
Manusia tidak bisa mendengar isi hati dan membaca niat kita, tapi Allah bisa.
Kita hanya disuruh bersabar dan bertawakal.
Semua pasti dikabulkan, selama kita beriman dan bertaqwa pada-Nya.
Itu janji Allah, dan Allah nggak akan pernah mengingkarinya.
.
Lalu kenapa kita mesti berharap?
Berharap tidak hanya sebagai wujud keinginan saja.
Tapi dengan kita berharap, itu menandakan kita pun mengakui keagungan Allah.
Kita meyakini bahwasanya dengan segala kuasaNya tersebut, segala keinginan bisa segera tercapai.
Berharaplah pada hal-hal yang baik.
Mintalah pertemuan yang baik, mintalah takdir yang baik, rejeki yang baik, hidup yang baik, hati dan fikiran yang baik, mintalah pada Allah....
Karena Allah itu maha mengabulkan, dan sebaik-baiknya penolong serta pelindung.
Masya Allah....
.
Wahai sahabat, rubahlah sebuah pengharapan menjadi paket perjuangan yang lengkap.
Dimana didalamnya ada Ikhtiar, doa, dan tawakal.
Ikhtiar dengan segala yang baik.... beramal, ibadah, berbuat kebaikan, memberi contoh suri tauladan, dan pastikan niat kita hanya karena Allah Ta''ala.
Lalu berdoalah, sebanyak apapun dan jangan pernah berhenti. Karena satu-satunya kemungkinan Allah merubah takdir kita, hidup kita, jodoh kita, dan semua yang menjadi takdir kita bisa terubah hanya dengan berdoa. Yakinlah pada Allah, itu kuncinya.
Sesungguhnya Allah maha pengasih lagi maha penyayang, sesungguhnya Allah maha membolak-balikkan hati.
Dan yang terakhir adalah Tawakal.
Berserahlah pada Allah.... segala ketentuannya adalah yang terbaik buat diri kita.
Allah lah yang maha mengetahui, sedangkan kita tidak.
Jangan sampai menjudge dan mengatakan Allah tidak adil, Allah jahat, Allah nggak sayang.
Naudzubillahimindzalik....
Dalam keadaan pendosa saja, Allah masih sangat menyayangi kita.
Apa buktinya? Kita masih diberikan rejeki, diberikan nikmat, dan diberikan nafas serta waktu untuk bertaubat.
Kita hanya harus menunggu saja.
Karena Allah akan mengabulkan doa-doa, harapan-harapan kita dalam 3 versi.
1. Yaa, akan segera aku kabulkan
2. Sebentar, aku masih ingin melihat perjuanganmu
3. Tidak, aku sudah siapkan yang lebih indah
Masya Allah....
.
Sahabat.... kita mungkin memang belum baik, dan masih sangat hina dihadapan Allah.
Kita masih sering melakukan dosa-dosa, melalaikan segala perintahNya, tapi ampunan Allah sangatlah luas.
Ayo kita sama-sama mengingatkan kebaikan, sama-sama beribadah dengan hati yang Lillah, dan melakukan segala hal hanya karena ingin mengharapkan Ridha Allah SWT.
Semoga dosa-dosa kita diampuni, dan segala pengharapan kita bisa diijabah oleh Allah seperti yang kita inginkan.
Dan janganlah berputus asa, janganlah menyerah, janganlah menjauh dari Allah.
Karena kita tidak pernah tau di ikhtiar keberapa harapan itu akan menjadi kenyataan.
Aamiin Allahumma Aamiin....
.
"Wa Ilaa Robbika Farghob"
Dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap
(Q.S Al-Insyirah : 8)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar